Kurikulum Berkelanjutan
UMS membuktikan komitmen dan dedikasi untuk mengamalkan nilai-nilai lingkungan berkelanjutan melalui kurikulum pembelajarannya. Usaha ini berperan dalam mengedukasi tujuan pembangunan berkelanjutan pada aktivitas belajar mengajar mahasiswa dan dosen. Sebagai kampus yang ramah dengan keberlanjutan, langkah ini memastikan tujuan pembangunan berkelanjutan dapat terintegrasi dengan baik di setiap spektrum akademik yang menjadi jantung universitas.

Gedung Hemat Energi
Gedung di UMS didesain agar hemat energi seperti pemanfaatan cahaya alami sebagai penerang ruangan, penggunaan ventilasi untuk sirkulasi udara yang bersih, pembangunan ruang terbuka hijau di dalam gedung, pengelolaan limbah dan air yang efisien, dan penggunaan sumber energi terbarukan seperti panel surya sebagai sumber listrik, dan lain sebagainya.

Penggunaan Energi Terbarukan
UMS berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dengan cara menggunakan energi yang terbarukan. Beberapa gedung di UMS telah menggunakan panel tenaga surya seperti Gedung Induk Siti Walidah dan Edutorium UMS. UMS juga terus melakukan penelitian dan pengembangan mengenai energi terbarukan seperti pengembangan mobil listrik, dan lainnya.

Kenyamanan dalam Mobilitas
Sebagai upaya untuk turut mengurangi polusi udara, area kampus UMS ditata agar ramah pejalan kaki maupun pesepeda. Hal ini tentunya sangat baik untuk kesehatan individu dan kesehatan lingkungan. Bergerak aman, beraktivitas nyaman.

Car Pooling
Sebagai bagian dari UMS, seluruh mahasiswa dan staf dapat berpartisipasi untuk menjaga lingkungan dengan memarkirkan kendaraan pribadinya di kantong parkir yang telah tersedia dan menggunakan kendaraan umum dari UMS untuk bertransportasi. Tersedia bus dan mobil bersama yang dapat digunakan dan dapat diakses melalui link di sini atau di https://myaset.ums.ac.id/penggunaan-kendaraan

Peralatan Hemat Energi

Pengelolaan Limbah
Pengelolaan limbah merupakan bentuk nyata komitmen UMS untuk menjaga lingkungan. Sampah dipilah berdasarkan limbah organik, limbah non-organik, dan limbah berbahaya. Limbah organik diolah sedemikian rupa untuk dimanfaatkan kembali. Limbah non-organik didaur ulang untuk digunakan kembali. Limbah berbahaya dikelola dengan hati-hati sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Konservasi Air
UMS memperhatikan pengelolaan limbah di dalam maupun di luar kampus. Salah satu hal yang dilakukan adalah dengan adanya Danau Salsabila, mampu menampung air hujan. Pemanfaatannya digunakan untuk persebaran irigasi di sekitar kampus.

Green Campus
UMS memiliki lingkungan kampus yang hijau dan memperhatikan kelestarian alam. Setiap sudut kampus dipenuhi dengan pepohonan yang memberikan keteduhan dan keindahan yang menyejukkan. Pepohonan tidak hanya memberikan manfaat estetika, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kualitas udara, menyediakan lingkungan yang sehat, serta menciptakan suasana yang nyaman dan tenang bagi seluruh mahasiswa. Dengan kehadiran pohon-pohon yang melimpah, kami berkomitmen untuk melestarikan lingkungan dan menjaga keindahan alam di kampus kami.













